Posted on Leave a comment

Apa saja benda yang wajib dizakati?

Berzakat.id – Tidak semua benda yang kita punya wajib dizakati, ada beberapa ketentuan jenis benda apa yang wajib dizakati. Lalu benda apa yang wajib dizakati?

Binatang ternak

Berdasarkan ijma’ ulama, jenis binatang yang wajb dikeluarkan zakatnya adalah Unta, Sapi, Kerbau, dan Kambing.
Sedangkan syarat bagi pemilik binatang yang wajib zakat sendiri adalah:

  • Islam
  • Merdeka
  • Milik yang sempurna, artinya tidak ada kepemilikan binatang bersama orang lain
  • Mencapai nisab
  • Telah dimiliki selama setahun
  • Digembalakan di rumput yang mubah. Binatang yang diumpan (diambilkan makanannya) tidak wajib dizakati

Emas dan perak

Barang tambang lain selain emas dan perak tidak wajib dizakati.

Allah berfiman dalam surat At-taubah 34:

وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.”

Syarat bagi pemilik emas dan perak yang wajib dizakati adalah:

  • Islam
  • Merdeka
  • Milik yang sempurna
  • Sampai satu nisab emas dan perak
  • Sampai satu tahun disimpan
Posted on Leave a comment

Cara menghitung zakat emas dan perak

Berzakat.id – Cara menghitung zakat emas dan perak sangatlah mudah. Kita hanya perlu mengetahui nisab emas dan mengambilnya sebesar 2,5% sebagai zakat. Sebagai informasi awal, nisab emas adalah sebesar 20 dinar, sedangkan nisab perak adalah sebesar 200 dirham. Lalu berapa sebenarnya nilai 20 dinar dan 200 dirham?

Berdasarkan buku fiqh islam karya H. Sulaiman Rasjid, nisab emas dan perak adalah

  • Nisab emas adalah 20 misqal atau sama dengan 93,6 gr, dan zakat yang harus dibayar adalah 2,5% dari jumlah emas
  • Nisab perak adalah 200 dirham atau sama dengan 624 gr, dan zakat yang harus dibayar adalah 2,5% dari jumlah perak

Rasulullah SAW bersabda:
Dari Ali bin Abi Talib, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila engkau mempunyai perak 200 dirham dan telah cukup satu tahun, maka zakatnya 5 dirham, dan tidak wajib atasmu zakat emas hingga engkau mempunyai 20 dinar. Apabila engkau mempunyai 20 dinar dan telah cukup satu tahun, maka wajib zakat padanya setengah dinar.” (Riwayat Abu Dawud)

Maka jika kita mempunyai emas lebih dari 20 misqal dan perak lebih dari 200 gr, kita wajib mengeluakan zakat sebesar 2,5% darinya. Selain mencapai nisab yang sudah dijelaskan, kita juga harus mengetahui syarat wajib zakat emas lainnya, seperti lamanya kepemilikan, status kepemilikan, dll.

Wallahua’lam bishawab

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid