Posted on Leave a comment

Syarat wajib zakat fitrah

Berzakat.id – Seseorang diwajibkan membayar zakat fitrah jika memenuhi syarat wajib zakat. Menurut H. Sulaiman Rasjid dalam bukunya Fiqh Islam, syarat wajib zakat fitrah ada 3 syarat, yakni:

Islam

Hanya orang yang beragama Islam yang diwajibkan membayar zakat fitrah

Lahir sebelum terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadan

Jika seorang bayi lahir pada tanggal 1 syawal, maka ia tidak diwajibkan untuk membayar zakat fitrah. Begitu juga jika seorang pria menikahi wanita pada malam takbir setelah terbenanya matahari di akhir ramadan, Ia tidak wajib membayarkan zakat fitri istri yang baru ia nikahi. Karena pada hakikatnya, zakat fitri adalah (berbuka) di bulan ramadan. Dan waktu berbuka di bulan ramadan ialah malam hari raya atau malam takbir.

Mempunyai lebihan harta

Yang dimaksud dengan mempunyai lebihan harta disini adalah lebihan harta dari keperluan makan untuk dirinya sendiri dan untuk yang wajib dinafkahi baik anak, istri maupun hewan peliharaan, pada malam hari raya dan siang harinya. Orang yang tidak mempunyai lebihan, tidak diwajibkan untuk membayar zakat fitri. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah yang berbunyi:

“Tatkala Rasulullah SAW mengutus Mu’az ke Yaman, beliau memerintahkan kepada Mu’az, “Beritahukanlah kepada mereka (penduduk Yaman), sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada mereka sedekah (zakat) yang diambil dari orang-orang kaya dan diberikan kepada orang-orang fakir di kalangan mereka (penduduk Yaman)” (Riwayat jamaah ahli hadits)

Wallahua’lam bishawab

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid

Posted on Leave a comment

Pengertian zakat fitrah

Ilustrasi zakat fitrah

Berzakat.id – Sebagai umat muslim, kita tentu tidak asing lagi dengan istilah zakat fitrah. Zakat yang wajib dikeluarkan setiap hari raya idul fitri oleh semua orang islam tanpa terkecuali. Baik yang masih kecil atau dewasa, laki-laki maupun perempuan, merdeka atau hamba, diwajibkan untuk membayar zakat fitri. Meskipun begitu, tetap ada beberapa syarat wajib zakat yang telah diatur dalam Islam untuk memudahkan umatnya berzakat fitrah.

Dari Ibnu Umar. Ia berkata, “Rasulullah SAW. mewajibkan zakat fitri di bulan ramadhan sebanyak satu sa’ (3,1 liter) kurma atau gandum atas tiap-tiap orang muslim merdeka atau hamba, laki-laki atau perempuan.”
(Riwayat Bukhari dan Muslim)

Zakat fitrah di Indonesia, dibayarkan dalam bentuk makanan pokok beras seberat 2,75 – 3 kg atau uang yang setara dengan harga beras seberat itu. Pembayarannya dilakukan selama bulan ramadhan, namun ada beberapa ulama yang menyarankan untuk membayar zakat fitrah sehari atau dua hari sebelum hari raya.

Penyaluran zakat fitrah sendiri beragam, beberapa orang memilih untuk menyalurkannya secara langsung kepada saudara terdekat yang membutuhkan atau menitipkannya kepada amil zakat di daerah masing-masing. Di Indonesia sendiri sudah banyak badan amil zakat yang mewadahi umat muslim untuk menyalurkan zakat fitrah kepada muslim yang berhak menerima.

Zakat fitrah tidak diberikan kepada sembarang orang, ada beberapa kriteria orang yang berhak menerima zakat yang perlu kita perhatikan. Salah satunya adalah orang fakir miskin.

Wallahua’lam bishawab

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid

Posted on Leave a comment

Apa saja benda yang wajib dizakati?

Berzakat.id – Tidak semua benda yang kita punya wajib dizakati, ada beberapa ketentuan jenis benda apa yang wajib dizakati. Lalu benda apa yang wajib dizakati?

Binatang ternak

Berdasarkan ijma’ ulama, jenis binatang yang wajb dikeluarkan zakatnya adalah Unta, Sapi, Kerbau, dan Kambing.
Sedangkan syarat bagi pemilik binatang yang wajib zakat sendiri adalah:

  • Islam
  • Merdeka
  • Milik yang sempurna, artinya tidak ada kepemilikan binatang bersama orang lain
  • Mencapai nisab
  • Telah dimiliki selama setahun
  • Digembalakan di rumput yang mubah. Binatang yang diumpan (diambilkan makanannya) tidak wajib dizakati

Emas dan perak

Barang tambang lain selain emas dan perak tidak wajib dizakati.

Allah berfiman dalam surat At-taubah 34:

وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.”

Syarat bagi pemilik emas dan perak yang wajib dizakati adalah:

  • Islam
  • Merdeka
  • Milik yang sempurna
  • Sampai satu nisab emas dan perak
  • Sampai satu tahun disimpan
Posted on Leave a comment

Apa pengertian dan pentingnya zakat?

Berzakat.id – Sebagai ummat Islam, kita sudah tidak asing lagi dengan istilah zakat. Namun, masih banyak juga ummat Islam yang belum memahami pengertian zakat yang sesungguhnya. Sehingga kewajiban zakat ini seringkali terlupa. Lalu sebenarnya apa pengertian zakat yang sesungguhnya?

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Radjid. Zakat menurut istilah agama Islam artinya

“kadar harta yang tertentu, yang diberikan kepada yang berhak menerimanya, dengan beberapa syarat”

Hukumnya: Zakat adalah salah satu rukun Islam yang lima, fardu ‘ain atas tiap-tiap orang yang cukup syarat-syaratnya. Zakat mulai diwajibkan pada tahun kedua hijriah.

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
“Dirikanlah salat dan bayarkanlah zakat hartamu.” (An-Nisa: 103)

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
Ambillah dari harta mereka sedekah (zakat) untuk membersihkan mereka dan menghapuskan kesalahan mereka.” (At-Taubah: 103)

Allah SWT juga berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Al-Baqarah: 277)

Selain firman diatas, Rasulullah SAW juga bersabda bahwa:
“Islam itu ditegakkan di atas 5 dasar: (1) bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang hak kecuali Allah, dan bahwasannya Nabi Muhammad itu utusan Allah, (2) mendirikan sholat 5 waktu, (3)membayar zakat, (4) mengerjakan ibadah haji ke Baitullah, (5) berpuasa dalam bulan Ramadan.” (SEPAKAT AHLI HADITS)

Pentingnya zakat juga diperkuat dengan ayat berikut ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الأحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ (٣٤) يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لأنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ

“… Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”. (At-Taubah 34-35)

Wallahua’lam bishawab

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid

Posted on Leave a comment

Apakah harta uang wajib dizakati?

Berzakat.id – Sudah dijelaskan di artikel sebelumnya tentang benda apa saja yang wajib dizakati, dan harta uang bukan termasuk salah satunya. Karena pada dasarnya uang adalah alat jual beli semata, tidak ada nilai yang terkandung dari uang. Uang hanya digunakan untuk mempermudah proses jual beli. Namun begitu, uang menjadi representasi kekayaan seseorang.

Berbeda dengan zaman dahulu, seseorang dikatakan kaya dan wajib berzakat jika mempunyai emas dan perak yang telah mencapai nisab. Kenapa emas dan perak? bukan uang? karena alat tukar pada zaman dahulu adalah emas dan perak. Dan di zaman kita sekarang, alat tukar berubah menjadi uang. Lembaran kertas yang sebenarnya tidak mempunyai nilai apapun. Maka dari itu, beberapa ulama termasuk H. Sulaiman Rasjid mengelompokkan uang sebagai benda yang wajib dizakati dengan syarat dan nisab yang sama dengan emas.

Apakah harta uang wajib dizakati?

Maka jika ada pertanyaan seperti diatas, jawabannya adalah wajib. Karena jika tidak ada zakat uang, maka lama-kelamaan hukum zakat akan hilang dan mengurangi hak fakir miskin.

Lalu berapa nisab dan zakatnya?

Setelah mengetahui hukum zakat harta uang, kita perlu tahu berapa nisab dan jumlah zakatnya. Nisab dan zakat harta uang disamakan dengan zakat emas dan perak, yakni setara dengan 93,6 gram emas dan diambil 2,5% sebagai zakatnya.

Harga emas per-tanggal 19 desember 2019 hari ini adalah 752.000. Nisab uang bisa dihitung dengan mengalikan 752.000 x 93,6 = 70.387.200. Maka jika kita mempunyai uang sejumlah 70.387.200 dan sudah kita miliki bersih selama setahun penuh, kita wajb mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5% x 70.387.200 = 1.759.680

Wallahua’lam bi shawab

Disadur dari buku Fiqh Zakat H. Sulaiman Rasjid

Posted on Leave a comment

Berapa jumlah nisab unta?

Berzakat.id – Seperti yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya, unta merupakan salah satu jenis benda yang wajib dizakati. Oleh karena itu, wajib kita tahu berapa kadar nisab unta untuk memastikan jumlah zakat yang haru dibayar.

Tabel nisab unta

Nisab untaJumlah zakatKeterangan umur unta
5 – 91 ekor kambing2 tahun lebih
atau 1 ekor domba1 tahun lebih
10 – 142 ekor kambing2 tahun lebih
atau 2 ekor domba1 tahun lebih
15 – 193 ekor domba2 tahun lebih
atau 3 ekor domba1 tahun lebih
20 – 244 ekor domba2 tahun lebih
atau 4 ekor domba1 tahun lebih
25 – 351 ekor anak unta1 tahun lebih
36 – 451 ekor anak unta2 tahun lebih
46 – 601 ekor anak unta3 tahun lebih
61 – 751 ekor anak unta4 tahun lebih
76 – 902 ekor anak unta2 tahun lebih
91 – 1202 ekor anak unta3 tahun lebih
1213 ekor anak unta2 tahun lebih
Lebih dari 1211 ekor anak unta (setiap 40 ekor unta)2 tahun lebih
1 ekor anak unta (setiap 50 ekor unta)3 tahun lebih

Jadi, jika kita punya 130 ekor unta, maka zakatnya adalah 2 ekor anak unta umur 2 tahun lebih dan 1 ekor anak unta umur 3 tahun lebih. Jika jumlah unta 150, maka zakatnya 3 ekor anak unta umur 3 tahun lebih. Begitu seterusnya dihitung sesuai kelipatan jumlah unta yang dimiliki selama 1 tahun. Zakat unta tersebut berlaku apabila syarat wajib zakat binatang ternak terpenuhi.

Umur unta lebih baik dilebihkan seperti keterangan pada tabel. Tabel diatas berdasarkan keterang dari sabda rasulullah dalam riwayat berikut:

Rasulullah bersabda:

“Tidak ada zakat unta sebelum sampai lima ekor. Maka apabila sampai 5 ekor, zakatnya 1 ekor kambing, 10 ekor zakatnya 2 ekor kambing, 15 ekor zakatnya 3 ekor kambing, 20 ekor zakatnya 4 ekor kambing. 25 ekor zakatnya seekor anak unta, 36 ekor zakatnya 1 anak unta yang lebih besar, 46 ekor zakatnya 1 anak unta yang lebih besar, 61 ekor zakatnya 1 anak unta yang lebih besar lagi, 76 ekor zakatnya 2 ekor anak unta, 121 ekor zakatnya 3 ekor anak unta, kemudaia tiap-tiap 40 ekor zakatnya 1 ekor anak unta umur 2 tahun lebih, dan tiap-tiap 50 ekor zakatnya seekor anak unta umur 3 tahun.” (Riwayat Bukhari, dari Anas)

Wallahua’alam bishawab

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid

Posted on Leave a comment

Berapa jumlah nisab zakat kambing?

Berzakat.id – Selain sapi dan kerbau, kambing juga merupakan hewan yang banyak diternak di Indonesia. Bahkan, peminat daging kambing di Indonesia cukup tinggi. Maka tidak heran jika banyak dari kita yang mempunyai usaha peternakan kambing. Lalu bagaimana dengan nisab zakat binatang kambing? Apakah sama dengan nisab zakat sapi atau kerbau?

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid, kambing wajib dibayarkan zakat jika jumlahnya mencapai 40 ekor. Jumlah tersebut merupakan jumlah minimal kambing harus dizakati. Jika belum mencapai 40 ekor, maka kambing tidak perlu dikeluarkan zakatnya, karena belum mencapai nisab. Selain itu, zakat kambing tersebut berlaku apabila syarat wajib zakat binatang ternak terpenuhi. Seperti lamanya kepemilikan kambing, status kepemilikan kambing, dan beberapa syarat lainnya.

Lalu berapa zakat yang harus dibayar jika kita mempunyai 500 ekor kambing? Untuk lebih jelas, berikut ini adalah tabel nisab zakat kambing secara lengkap

Tabel nisab zakat kambing

NisabJumlah zakatKeterangan umur
40 – 1201 ekor kambing betina
atau 1 ekor domba betina
2 tahun lebih
1 tahun lebih
120 – 2002 ekor kambing betina
atau 2 ekor domba betina
2 tahun lebih
1 tahun lebih
201 – 3993 ekor kambing betina
atau 3 ekor domba betina
2 tahun lebih
1 tahun lebih
400 – …4 ekor kambing betina
atau 4 ekor domba betina
2 tahun lebih
1 tahun lebih

Jika jumlahnya melebihi 400 ekor, maka tiap-tiap 100 ekor kambing zakatnya adalah 1 ekor kambing atau domba dengan umur yang sama seperti tabel diatas. Jadi, jika kita mempunya 500 -599 ekor kambing, maka zakat ternak yang harus kita bayarkan adalah 5 kambing betina berumur 1 tahun lebih atau 5 domba betina berumur 2 tahun lebih. Jika berjumlah 600 – 699 maka zakat yang harus dibayar adalah 6 ekor kambing betina berumur 1 tahun lebih atau 6 domba betina berumur 2 tahun lebih, dan begitu seterusnya.

Wallahu’alam bishawab

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid

Posted on Leave a comment

Berapa jumlah nisab zakat sapi atau kerbau?

Berzakat.id – Di Indonesia, sapi dan kerbau merupakan hewan yang sering diternak untuk diambil berbagai manfaatnya. Namun, sebagian dari umat muslim belum mengetahui bahwa sapi dan kerbau mempunyai nisab zakat. Berbeda dengan nisab zakat unta sebelumnya, nisab zakat sapi atau kerbau lebih sederhana dan mudah penghitungannya. Sapi atau kerbau dikenakan zakat jika jumlahnya mencapai 30 ekor, sedangkan unta 5 ekor. Lalu berapa zakat yang harus dibayar jika kita mempunyai 100 ekor sapi atau kerbau?

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah tabel nisab zakat sapi atau kerbau

NisabJumlah zakatKeterangan umur sapi atau kerbau
30 – 39 ekor1 ekor anak sapi atau kerbau2 tahun lebih
40 – 59 ekor1 ekor anak sapi atau seekor kerbau2 tahun lebih
60 – 69 ekor2 ekor anak sapi atau seekor kerbau1 tahun lebih
70 – … ekor1 ekor anak sapi atau seekor kerbau
dan 1 ekor anak sapi atau seekor kerbau
2 tahun lebih

Jika jumlahnya melebihi 70 ekor sapi atau kerbau, setiap 30 ekor sapi atau kerbau zakatnya adalah 1 ekor anak sapi atau kerbau umur 1 tahun lebih. Dan setiap 40 ekor anak sapi atau kerbau zakatnya adalah 1 ekor anak sapi atau kerbau berumur 2 tahun lebih. Zakat sapi atau kerbau berlaku apabila syarat wajib zakat binatang ternak terpenuhi.

Perhitungan diatas berdasarkan hadits dibawah ini:

Dari Mu’adz bin Jabal. Ia berkata, “Rasulullah SAW telah mengutusku ke negeri Yaman, dan beliau menyuruhku memungut zakat, dari tiap tiga puluh sapi (atau kerbau) seekor anaknya yang betina atau yang jantan umur 1 tahun, dan dari tiap-tiap empat puluh ekor sapi (atau kerbau) seekor anaknya yang berumur 2 tahun.” (Riwayat lima orang ahli hadits)

Wallahua’lam bishawab

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid

Posted on Leave a comment

Berapa nisab zakat biji dan buah-buahan?

Berzakat.id – Yang dimaksud dengan biji dan buah-buahan adalah hasil pertanian dari bumi. Biji disini adalah biji yang mengeyangkan seperti beras, jagung dan gandum. Sedangkan buah-buahan yang wajib terkena zakat jika mencapai nisab hanya buah anggur dan buah kurma. Selain kedua buah tersebut, tidak perlu dikeluarkan zakat.

Meski keduanya memiliki perbedaan syarat wajib zakat, namun biji yang mengenyangkan dan buah-buahan memiliki nisab zakat yang sama, yakni 300 sa’ (kurang lebih 930 liter) dalam keadaan bersih dari kulitnya.

Rasulullah bersabda:
“Tidak ada sedekah (zakat) pada biji dan buah-buahan sehingga mencapai lima wasaq” (Riwayat muslim)

“Dari Abu Sa’id. Sesungguhnya Nabi SAW. berkata, “Satu wasaq enam puluh sa” (Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah)

Dari penjelasan kedua hadits diatas, kita dapat menghitung nilai nisab seperti dibawah ini:
1 wasaq = 60 sa’
5 wasaq = 5 x 60 sa’ = 300 sa’
1 sa’ = 3,1 liter (berdasarkan kamus Arabic English Lexicon)
Jadi, 300 x 3,1 = 930 liter
Maka, nisab zakat biji yang mengenyangkan dan buah-buahan adalah 930 liter tanpa kulitnya.

Yang perlu diketahui adalah beda cara merawatnya beda pula besar zakatnya. Nisab untuk biji dan buah yang diairi dengan air sungai atau air hujan adalah 10%. Sedangkan nisab untuk biji dan buah yang diairi dengan air kincir yang ditarik oleh binatang, atau disiram dengan alat yang memakai biaya, maka zakatnya adalah 5%.

Bagaimana jika jumlah biji dan buah melebihi 930 liter?

Jika jumlahnya melebihi nisab, maka zakat yang dikeluarkan dihitung sesuai dengan perbandingan diatas, yakni 10% atau 5% dari jumlahnya secara keseluruhan.

Zakat biji dan buah ini tidak mempunyai syarat harus dimiliki selama setahun penuh, jika setelah panen dan dikumpulkan jumlahnya melebihi nisab maka wajib langsung dikeluarkan zakatnya secara tunai .

Wallahua’lam bi shawab

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid

Posted on Leave a comment

Cara menghitung zakat emas dan perak

Berzakat.id – Cara menghitung zakat emas dan perak sangatlah mudah. Kita hanya perlu mengetahui nisab emas dan mengambilnya sebesar 2,5% sebagai zakat. Sebagai informasi awal, nisab emas adalah sebesar 20 dinar, sedangkan nisab perak adalah sebesar 200 dirham. Lalu berapa sebenarnya nilai 20 dinar dan 200 dirham?

Berdasarkan buku fiqh islam karya H. Sulaiman Rasjid, nisab emas dan perak adalah

  • Nisab emas adalah 20 misqal atau sama dengan 93,6 gr, dan zakat yang harus dibayar adalah 2,5% dari jumlah emas
  • Nisab perak adalah 200 dirham atau sama dengan 624 gr, dan zakat yang harus dibayar adalah 2,5% dari jumlah perak

Rasulullah SAW bersabda:
Dari Ali bin Abi Talib, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila engkau mempunyai perak 200 dirham dan telah cukup satu tahun, maka zakatnya 5 dirham, dan tidak wajib atasmu zakat emas hingga engkau mempunyai 20 dinar. Apabila engkau mempunyai 20 dinar dan telah cukup satu tahun, maka wajib zakat padanya setengah dinar.” (Riwayat Abu Dawud)

Maka jika kita mempunyai emas lebih dari 20 misqal dan perak lebih dari 200 gr, kita wajib mengeluakan zakat sebesar 2,5% darinya. Selain mencapai nisab yang sudah dijelaskan, kita juga harus mengetahui syarat wajib zakat emas lainnya, seperti lamanya kepemilikan, status kepemilikan, dll.

Wallahua’lam bishawab

Disadur dari buku Fiqh Islam karya H. Sulaiman Rasjid