Berzakat.id - Teknologi yang berkembang, membuat seseorang sangat mudah dalam beramal. Berbagai lembaga pun juga memfasilitasi para mustahik dengan memberikan layanan online, guna untuk memudahkan para muzakki untuk berdonasi. Tinggal “klik”, sedekah ataupun zakat tertunaikan. Lalu bagaimana Islam memandang zakat online? Berikut ulasannya.

Bagaimana Hukum Zakat Online?

Mengenai berzakat melalui online hukumnya diperbolehkan. Syaikh Yusuf Al-Qardhawi, dalam Fiqhuzzakat-nya, berpendapat bahwa, “Seorang pemberi zakat tidak harus menyatakan secara eksplisit kepada mustahik bahwa dana yang ia berikan adalah zakat. Oleh karena itu, apabila seorang muzakki (pemberi zakat) tanpa menyatakan kepada penerima zakat bahwa uang yang ia serahkan adalah zakat, maka zakatnya tetap sah.” Artinya, seseorang bisa menyerahkan zakatnya secara online kepada lembaga amil zakat.

Unsur penting dalam pembayaran zakat online walau bukan suatu keharusan, adalah, pernyataan zakat dan doa penerima zakat. Dan juga jangan lupa untuk melakukan konfirmasi ke lembaga amil zakat disertai dengan konfirmasi zakat secara tertulis dalam bentuk pernyataan zakat. Dengan konfirmasi zakat atau transfer ke rekening zakat secara khusus akan memudahkan amil dalam mendistribusikan harta zakat kepada orang-orang yang berhak.

Dari uraian di atas, kesimpulannya membayar zakat melalui online adalah boleh. Namun tetap memperhatikan beberapa hal yang tersebutkan diatas.

Tips Membayar Zakat Secara Online

Zaman sekarang ini beberapa lembaga penyalur zakat telah membuka rekening bank untuk menerima pembayaran zakat dari umat muslim. Dengan demikian, saat ini masyarakat bisa membayar zakat secara online melalui bank, bila tidak sempat mendatangi masjid atau lembaga penyalur zakat secara langsung untuk membayar zakat. Namun, begitu maraknya pembayaran zakat secara online, juga menuntut diri untuk berhati-hati. Simak ulasan tips membayar zakat online di bawah ini.

Pertama, Kenali Lembaga Penyalur Zakat. Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mengecek kredibilitas lembaga penyedia atau pembuat dari aplikasi donasi dan zakat online. Anda bisa mengecek nama dari lembaga tersebut di internet, apakah lembaga yang bergerak di bidang zakat dan donasi tersebut terpercaya atau tidak. Jangan lupa untuk melihat juga track record dari lembaga tersebut di internet melalui testimoni orang-orang yang telah berdonasi di lembaga tersebut. Lembaga yang kredibel biasanya sudah mempunyai website resmi sendiri

Kedua, pastikan keaslian aplikasi. Pastikan juga bahwa aplikasi yang diunduh aman dan dan asli. Aplikasi asli biasanya diunduh dari website resmi lembaga penyedia atau lewat toko resmi dari sistem operasi ponsel, seperti Playstore, App Store, Blackberry World dan Windows Store. Hal ini dilakukan karena banyak aplikasi palsu yang mirip dengan aplikasi aslinya. Aplikasi palsu ini tentunya sangat merugikan karena biasanya mengandung virus atau spyware. Selain dapat mencuri informasi pribadi milik Anda seperti nomer rekening dan lain sebagainya, dana yang akan didonasikan juga ada kemungkinan tidak akan tersalurkan.

Ketiga, perhatikan rekening penghimpun dana. Perhatikan nama pemilik rekening penghimpun dana yang akan Anda kirimi uang, apakah atas nama pribadi atau lembaga. Rekening atas nama lembaga lebih bisa dipercaya ketimbang atas nama pribadi. Hal ini karena banyak kasus penipuan donasi online yang menggunakan rekening atas nama pribadi.

Keempat, cek tujuan penyaluran dana. Anda tentunya ingin tahu kemana perginya dana yang sudah didonasikan, apakah sudah digunakan sebagaimana mestinya atau tidak. Pada beberapa aplikasi untuk donasi dan zakat online sudah tersedia informasi pendayagunaan dari dana yang terkumpul.

Kelima, laporkan jika terjadi hal mencurigakan. Jika merasa ada hal mencurigakan dalam prosedur pembayaran zakat atau donasi online, namun sudah terlanjur mengirimkan sejumlah dana, maka segera laporkan hal tersebut ke bank Anda. Jangan menunggu lama, hal ini dilakukan untuk langkah antisipasi akan kejadian yang tidak diinginkan. Jika ada transaksi yang tidak diinginkan, maka pihak bank bisa langsung memblokir rekening. Sudah tidak perlu dipungkiri bahwa hadirnya aplikasi yang menyediakan fitur donasi dan zakat via online sangat memudahkan untuk beramal. Tinggal luruskan niat ntuk beramal, baik itu sedekah maupun zakat. (muf/bz)

 

 

RECENT ARTICLES