Berzakat.id - Waktu serta kesempatan yang terbatas terkadang membuat seseorang tak dapat membayarkan fidyahnya langsung. Di sisi lain, lembaga penghimpun zakat memberi peluang untuk permasalahan itu secara online. Lalu bagaimana hukum fidyah yang bisa dibayarkan secara online?

Syaikh Ibnu Baz yang diambil dari binbaz.org, menganggap bahwa bank yang siap menjadi perwakilan untuk penyembelihan hewan kurban dan fidyah untuk jama'ah haji adalah sesuatu yang baik, ini menunjukkan bahwa beliau setuju dengan mewakilkan fidyah ke lembaga terpercaya. Dari sini bisa disimpulkan bahwa mewakilkan pembayaran fidyah ke salah satu lembaga yang terpercaya hukumnya adalah boleh.

Hal Penting dalam Fidyah Online

Kadar fidyah yang dibayarkan melalui online ataupun langsung adalah sama. Yang membedakan hanyalah metode pembayarannya saja. Untuk fidyah, sebagian besar ulama berpandangan kadarnya adalah  1 mud atau 1 kg kurang, untuk satu hari tidak berpuasa. Sedangkan ulama hanafiah berpendapat setengah sha’  atau 2 mud (setengah dari ukuran zakat fitrah). Apabila dibayarkan secara online maka harga makanan pokok sebanyak 2 mud harus dikonversi ke rupiah.

Ada dua cara yang dapat dilakukan dalam hal ini,  adalah menyesuaikan dengan bahan makanan pokok atau harga makanan jadi. Harga yang dibayarkan dapat disesuaikan dengan  harga satu porsi makanan yang standar yang berlaku pada lingkungan terdekat. Misalnya, sekitar 15 ribu rupiah untuk satu porsi menu standar. Berarti satu hari tidak berpuasa dapat menggantinya dengan membayar fidyah 15 ribu.

Membayar fidyah dilakukan dengan cara memberi makan orang fakir miskin.  Dan pembayarannya bisa diwakilkan. Tidak ada keharusan seseorang membayar fidyahnya kepada orang-orang yang berhak secara langsung. Ia bisa mewakilkan seseorang atau lembaga untuk menyampaikan fidyahnya.  Hal ini dikarenakan pembayaran fidyah adalah ibadah maaliyah(harta) bukan ibadah fardiyah (personal  yang bersifat fisik).

Namun, apabila dilakukan pembayaran secara online melalui penyalur fidyah. Seseorang yang membayar fidyah, cukup melakukan transfer pada lembaga penyalur fidyah sejumlah hari yang ditinggalkan tidak berpuasa. Demikianlah hukum membayar fidyah secara online dan beberapa hal yang dapat diperhatikan dalam membayar fidyah secara online. (muf/bz)

RECENT ARTICLES